Hari pertama, saya cuma boleh makan sup (sebanyak-banyaknya pun gapapa), buah-buahan kecuali pisang dan air putih sebanyak-banyaknya.
Bangun pagi tadi baru melek langsung nimbang dulu supaya tau berat awal. Habis itu ke ruang keluarga, ketawa-ketiwi nontonin FTV sambil minumin air putih 3 botol dulu berharap agak kenyang.
Dan tak lama kemudian waktunya menyantap sup yang terkenal ajaib ini.
Saya ambil satu mangkuk besar lalu melenggang berjalan menuju dapur. Saat panci dibuka yang saya temukan adalah lebih mirip air cucian sayur. Bening, tanpa aroma dan penuh sayuran (sayuran sesuai resep yang saya post sebelumnya).
Nafsu makan saya mendadak turun, lidah mendadak pahit dan terasa eneg. Radar saya sudah menangkap kalau sup ini tidak layak dinikmati...
Ya wajar aja, tanpa garam, tanpa gula, tanpa kaldu.
Komat-kamit mengeluh saya berjalan menuju ruang tengah, mama saya berkomentar singkat namun menancap, "Yah, namanya juga diet, mana ada yang enak. Makanya jangan gendut, hahaha..."
Hiks...
Sendokan pertama masuk mulut, "HIIIIYYYYYY!!!!! HAMBARRRRR!!!!"
Gaada rasa, bening dan tak menggairahkan.
Ini dia ternyata si pembakar lemak itu...
Dengan perlahan saya mengunyahnya, berharap rasanya secara ajaib berubah jadi rasa pizza. Tapi tiada keajaiban. Sehabis menghabiskan semangkuk besar sup hambar tanpa pesona itu saya minum air banyak-banyak berharap kenyang sampai nanti malam jadi gak perlu lagi makan itu sup.
Tapi malangnya sejam kemudian cacing diperut saya sudah konser metal, meraung ganas minta makan. Dan saya baru ingat kalo saya boleh makan buah-buahan disamping makan si sup itu doang.
Saya buka kulkas dan menemukan 1/4 potong semangka. Tanpa ba-bi-bu saya ambil kesemuanya, ambil sedok besar dan makan tanpa dipotong. Gembiranya lidah ketemu rasa huhuhu...
Siang-siang seperempat sedirian, enak loh.
Setelah jam magrib lewat saya memutuskan untuk sedikit bergerak.
Saya ngelakuin O7W (OCD 7 minutes workout) dari buku OCD-nya Om Dedy Corbuzier. Jadi O7W itu terdiri dari 12 gerakan, 30 detik per gerakan diselingi 10 detik istirahat di antaranya.
Habis megap-megap kehabisan nafas setelah 7 menit O7W itu (sumpah 7 menit tapi keringetnya gak nyantai) saya lanjutkan dengan jalan cepat diatas treadmill selama 30 menit.
Bersimbah keringat dan nunggu waktu mandi tiba-tiba perut keroncongan dan keroncongan jam-jam segitu kalo gak diisi bisa berakibat fatal buat saya, karena saya gak bisa tidur dengan keadaan perut kosong melompong.
Akhirnya setelah sejam habis workout saya pun memutuskan untuk mengisi perut dengan sup dan sepiring pepaya potong.
Sebel dengan si sup yang hambar itu tapi gamau nekat nambahin garam membuat saya berfikir keras. Entah berkah darimana tiba-tiba saya kepikiran untuk menambahkan black pepper dan white pepper. Kan yang gak boleh garam doang, merica boleh dong!!! Saya tambahkan dua bumbu tadi kedalam sup saya dan saya panaskan.
Ternyata rasanya jadi enak sekaliiiii!!! Ada rasa pedas mericanya sama asinnya dikit (asin dari merica). Dengan khusyuk dan riang saya habiskan semangkuk besar sup itu, tak lupa dengan sepiring pepayanya (supaya besok pagi nongkrong lancar).
Itu item-itemnya si black pepper-nya. Baguslah jadi ada rasa :3
Pepaya, si jingga yang ampuh anti sembelit
So, sampai jumpa hari kedua!!!




No comments:
Post a Comment